KLIKEMONEY.COM – Penggunaan kartu e-Toll kini telah menjadi kewajiban bagi seluruh pengendara di jalan tol Makassar, sejalan dengan program pembayaran non-tunai di seluruh Indonesia. Kartu elektronik ini pertama kali diterapkan secara serentak pada tahun 2017, membawa perubahan signifikan dalam sistem transaksi jalan tol.
e-Toll berfungsi sebagai alat pembayaran tanpa uang tunai (cashless) yang sangat efektif mengurangi antrean kendaraan di gerbang tol. Selain itu, kartu serbaguna ini juga menawarkan fleksibilitas sebagai sarana pembayaran alternatif di berbagai merchant atau saat berbelanja.
Pentingnya Isi Saldo e-Toll dan Fleksibilitas Pengisian
Meski isi ulang saldo e-Toll secara tradisional bisa dilakukan di gerbang tol, rest area, atau minimarket, kini metode online semakin populer. Banyak pengendara mulai beralih ke aplikasi digital yang menawarkan kemudahan dan kecepatan.
Bagi Anda yang masih mencari panduan lengkap mengenai cara mengisi e-Toll di Makassar, baik secara offline maupun online, artikel ini akan merincinya. Ada 13 cara yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan dan ketersediaan, yuk simak selengkapnya!
Metode Pengisian Saldo e-Toll Secara Offline di Makassar
Meskipun era digital terus berkembang, beberapa metode pengisian saldo e-Toll secara offline masih sangat relevan dan mudah diakses. Berikut adalah lokasi dan caranya yang bisa Anda manfaatkan.
1. Isi Ulang Langsung di Gerbang Tol
Pengisian e-Toll Card bisa dilakukan langsung di gerbang tol dengan bantuan petugas. Sampaikan saja niat Anda untuk mengisi saldo dan sebutkan nominal yang diinginkan, pastikan uang yang Anda siapkan sesuai.
Setelah transaksi berhasil, saldo e-Toll Anda akan terisi dan biasanya akan ada biaya administrasi kecil yang dipotong dari saldo tersebut. Metode ini sangat praktis jika Anda tiba-tiba menyadari saldo e-Toll menipis.
2. Pengisian e-Toll Darurat di Gerbang Tol
Jika Anda mengalami saldo e-Toll habis di tengah perjalanan menuju gerbang tol, jangan panik karena ada solusi darurat. Anda bisa menekan tombol bantuan yang tersedia di gardu pembayaran atau langsung meminta pertolongan kepada petugas di sekitar gerbang.
Jelaskan situasi bahwa saldo e-Toll Anda tidak mencukupi, dan petugas akan segera membantu mengisi ulang kartu Anda secara langsung. Alternatif lain, petugas mungkin akan meminta Anda membayar secara tunai dan mengarahkan ke rest area terdekat untuk pengisian ulang.
3. Melalui ATM Bank Mandiri
Pengguna e-Money Mandiri dapat mengisi saldo melalui mesin ATM Bank Mandiri terdekat. Cukup masukkan kartu ATM dan PIN Anda, lalu pilih opsi ‘Uang Elektronik’ dan klik ‘Mandiri e-Money’.
Selanjutnya, tempelkan kartu e-Money pada tempat berstiker yang tersedia di mesin ATM dan klik ‘Ya’ saat kartu berhasil terdeteksi. Proses ini memastikan saldo Anda terisi dengan aman dan cepat.
4. Isi Saldo di Minimarket (Alfamart/Indomaret)
Minimarket seperti Alfamart atau Indomaret merupakan pilihan populer untuk isi ulang e-Toll karena mudah ditemukan. Kunjungi saja gerai terdekat dengan membawa kartu e-Toll Anda dan sampaikan kepada kasir bahwa Anda ingin mengisi ulang.
Sebutkan nominal yang diinginkan, dan kasir akan memproses pengisian melalui mesin EDC mereka. Pengisian di minimarket ini biasanya akan dikenakan tarif administrasi sebesar Rp 1.000 hingga Rp 2.000.
Metode Pengisian Saldo e-Toll Secara Online di Makassar
Kini, mengisi saldo e-Toll semakin praktis berkat berbagai aplikasi di smartphone, terutama yang mendukung fitur Near-field Communication (NFC). Berikut adalah beberapa cara online yang bisa Anda coba.
5. Menggunakan Aplikasi Tokopedia
Aplikasi Tokopedia menawarkan kemudahan isi ulang e-Toll yang dilengkapi fitur NFC. Pada kategori ‘Uang Elektronik’, masukkan nomor e-Toll Anda dan pilih nominal top up sesuai kebutuhan.
Setelah pembayaran, Anda perlu memperbarui saldo dengan menempelkan kartu e-Toll ke bagian belakang ponsel yang ber-NFC. Pastikan fitur NFC ponsel Anda aktif untuk proses ini.
6. Isi Saldo Lewat Aplikasi Shopee
Aplikasi Shopee juga menyediakan layanan isi ulang e-Toll yang praktis. Masuk ke menu ‘Pulsa, Tagihan, & Tiket’, lalu pilih opsi ‘Uang Elektronik’.
Tempelkan kartu e-Toll ke bagian belakang ponsel Anda, biarkan aplikasi membaca kartu hingga muncul tampilan nominal isi ulang. Pilih nominal yang diinginkan, pilih metode pembayaran, dan klik ‘Bayar Sekarang’.
7. Melalui Aplikasi Fastpay
Fastpay telah menjalin kerja sama dengan beberapa bank besar, termasuk BNI dan Mandiri, untuk layanan isi ulang e-Toll. Di aplikasi Fastpay, Anda bisa memilih ‘Saldo E-Toll BNI’ atau ‘Saldo E-Toll Mandiri’ sesuai jenis kartu.
Pilih jumlah saldo yang akan diisi, dan setelah konfirmasi, saldo Anda sudah bisa langsung digunakan. Metode ini sangat membantu bagi Anda yang memiliki berbagai jenis kartu e-Toll.
8. Top Up e-Money Mandiri (Non-NFC) via Livin by Mandiri
Bagi pengguna Livin by Mandiri yang ponselnya tidak memiliki fitur NFC, Anda tetap bisa melakukan top up. Dari halaman utama aplikasi, pilih menu ‘Lainnya’, lalu masukkan nomor e-Toll Mandiri yang berjumlah 16 digit.
Setelah berhasil melakukan top up, Anda perlu mencari ATM Bank Mandiri terdekat, vending machine, Alfamart, Indomaret, atau agen laku pandai untuk melakukan update saldo. Langkah update saldo ini penting agar saldo terdeteksi di kartu.
9. Isi Saldo BRIZZI via BRImo
Pengguna kartu BRIZZI dari Bank BRI dapat memanfaatkan aplikasi BRImo untuk pengisian ulang. Masukkan ID Pengguna dan kata sandi untuk login, lalu pilih menu ‘Top Up Brizzi Online’.
Ketuk atau tempelkan kartu BRIZZI di bagian belakang ponsel yang mendukung NFC. Aplikasi akan memproses pengisian dan saldo akan terisi setelah transaksi berhasil.
10. Top Up Flazz BCA via BCA Mobile
BCA Mobile juga menyediakan fitur isi ulang untuk kartu Flazz. Letakkan kartu Flazz di sisi belakang ponsel Anda yang ber-NFC, lalu masukkan nominal yang ingin di top up.
Setelah itu, letakkan ulang kartu Flazz di sisi belakang ponsel hingga muncul notifikasi berhasil isi saldo. Pastikan ponsel Anda mendukung NFC untuk kelancaran proses ini.
11. Isi Saldo TapCash BNI via BNI Mobile Banking
Untuk pengguna TapCash BNI, aplikasi BNI Mobile Banking menjadi solusi efektif. Masuk ke aplikasi, pilih nominal top up, dan input 16 digit nomor TapCash Anda.
Setelah muncul konfirmasi berhasil, segera lakukan ‘Update Balance’ untuk memastikan saldo terdeteksi di kartu TapCash Anda. Proses ini penting agar kartu dapat langsung digunakan di jalan tol.
12. Top Up e-Money Mandiri (NFC) via Livin by Mandiri
Jika ponsel Anda memiliki fitur NFC, pengisian e-Money Mandiri melalui Livin by Mandiri sangatlah mudah. Masuk ke aplikasi, pada halaman utama pilih menu ‘E-money’, lalu tempel dan tahan kartu e-money di belakang ponsel.
Tunggu beberapa saat hingga kartu berhasil terbaca, lalu masukkan nominal yang ingin di top up dan konfirmasi. Notifikasi ‘Top Up e-money berhasil’ akan muncul setelah proses selesai.
13. Isi Saldo via WhatsApp (Jasa Marga)
Sejak Juli 2020, pengisian ulang uang elektronik, termasuk e-Toll, bisa dilakukan via WhatsApp. Anda bisa memindai QR Code yang tertera di palang seluruh gerbang tol Makassar atau menyimpan nomor 0811-7155-777 ke kontak Anda.
Kirim pesan untuk top up kartu uang elektronik (Unik) dengan memasukkan nomor yang tertera pada kartu. Pembayaran dapat dilakukan melalui transfer bank, OVO, atau Aplikasi Isiin Aja. Untuk update saldo, e-Money Mandiri dapat melalui Aplikasi Isiin Aja, sedangkan TapCash BNI melalui aplikasi TapCash Go atau ATM/EDC bank terkait.
Kesimpulan
Dengan 13 pilihan cara mengisi e-Toll di Makassar, baik secara offline maupun online, kini Anda tidak perlu khawatir kehabisan saldo. Manfaatkan kemudahan yang ditawarkan teknologi untuk perjalanan lancar dan bebas hambatan.
Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu Anda dalam perjalanan di jalan tol Makassar. Pastikan saldo e-Toll Anda selalu mencukupi sebelum memasuki gerbang tol untuk menghindari kendala.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa itu e-Toll dan mengapa wajib digunakan di Makassar?
e-Toll adalah kartu elektronik untuk pembayaran non-tunai di jalan tol. Penggunaannya di Makassar wajib sejak tahun 2017 untuk mengurangi antrean dan mempercepat transaksi di gerbang tol, sejalan dengan kebijakan nasional.
Bisakah saya mengisi ulang e-Toll jika saldo habis saat di gerbang tol?
Ya, Anda bisa melakukan pengisian darurat di gerbang tol. Tekan tombol bantuan atau minta petugas untuk mengisi ulang kartu Anda secara langsung, atau Anda akan diarahkan untuk membayar tunai dan mengisi di rest area terdekat.
Apakah semua metode pengisian e-Toll secara online memerlukan fitur NFC?
Tidak semua. Beberapa aplikasi seperti Tokopedia, Shopee, BRImo, BCA Mobile, dan Livin by Mandiri (untuk e-money) memang memerlukan NFC untuk memperbarui saldo di kartu. Namun, metode seperti Fastpay atau Livin by Mandiri (untuk non-NFC) serta WhatsApp memungkinkan top up tanpa NFC, tetapi biasanya membutuhkan langkah update saldo di tempat lain seperti ATM atau minimarket.
Berapa biaya administrasi untuk isi ulang e-Toll?
Biaya administrasi bervariasi tergantung metode dan penyedia layanan. Umumnya, pengisian di minimarket seperti Alfamart/Indomaret dikenakan biaya sekitar Rp 1.000-Rp 2.000. Beberapa aplikasi online seperti LinkAja juga memiliki biaya admin sekitar Rp 1.000.
Mengapa saya perlu melakukan ‘update saldo’ setelah mengisi e-Toll secara online?
Update saldo diperlukan untuk mentransfer saldo yang sudah Anda bayarkan secara online ke dalam chip fisik kartu e-Toll Anda. Jika tidak di-update, saldo di kartu tidak akan terbaca saat digunakan di gerbang tol, meskipun transaksi top up online sudah berhasil.